5 Taksi Legendaris di Indonesia, Penguasa Jalanan Kini Tinggal Kenangan

Taksi menjadi moda transportasi yang menemani masyarakat Indonesia sejak 1930. Dulunya, taksi dikenal sebagai transportasi kelas atas karena mengantarkan penumpangnya dengan mobil sedan yang mewah, dan mahal. 

Setelah Indonesia merdeka, industri taksi pun semakin berkembang pesat. Berbagai perusahaan taksi muncul, salah satunya Blue Bird yang masih eksis hingga saat ini. 

Namun, tak semua taksi mampu mempertahankan eksistensinya di jalanan. Ada beberapa taksi legendaris yang kini hanya tinggal kenangan. Apa saja? Berikut deretan taksi legendaris yang ada di Indonesia.

5 Taksi Legendaris Indonesia yang Tinggal Kenangan

Taksi Express

Taksi Express yang dikenal punya ciri khas warna putih ini merupakan salah satu raja jalanan di Jakarta. Pada masa keemasannya, Taksi Express mampu menguasai lalu lintas ibu kota. 

Operasionalnya mulai menurun sejak lahirnya taksi online pada 2015. Jumlah armadanya pun makin berkurang hingga Taksi Express terpaksa merumahkan karyawannya pada 2019. 

Setahun kemudian, Covid-19 melanda Indonesia dan Taksi Express harus berhenti beroperasi. 

President Taxi

Taksi dengan warna kuning ini sudah populer sejak 1970 sampai 1980-an. Dulunya, President Taxi menggunakan armada Toyota Corolla E20 yang cukup ikonik. 

Namun seiring berjalannya waktu, banyak penumpang yang mengeluhkan layanan President Taxi. Mulai dari kondisi mobil yang kurang terawat hingga argo yang tidak akurat. 

Hal ini membuat nama Presiden Taxi meredup dari jalanan dan mengganti identitasnya  menjadi Taksi Prestasi dengan armada warna biru. Meski begitu, strategi ini tak mampu menaikkan kembali namanya, sehingga harus berhenti total pada 2017.

Sri Medali

Sri Medali sudah beroperasi sejak awal 1970-an dan mencapai puncak kejayaannya pada awal 2000-an. Taksi yang dikelola oleh PT Centris Multipersada Pratama (kini PT AirAsia Indonesia Tbk) ini merupakan opsi utama perjalanan dari Bandara Halim Perdanakusuma.

Alasannya? Taksi yang satu ini berbasis di Jakarta Timur dengan menawarkan berbagai keunggulan yang menguntungkan penumpang. 

Sayangnya, Sri Medali juga tak sanggup bersaing dengan taksi online dan memutuskan untuk memberhentikan layanannya pada 2017. 

Taksi Putra

Masa kejayaan Taksi Putra berlangsung pada tahun 2000-an, dengan total ribuan armada operasional. Taksi yang satu ini cukup terkenal dengan tarifnya yang ramah di kantong bagi berbagai kalangan penumpang.

Tak hanya di Jakarta, Taksi Putra juga melayani penumpang di beberapa kota besar lainnya, seperti Bandung dan Makassar. Masa kejayaannya mulai menurun sejak masyarakat bisa kredit motor dengan murah pada 2005.

Kondisinya makin anjlok pada 2015 karena tak sanggup bersaing dengan taksi online. Dua tahun kemudian, Taksi Putra pun gulung tikar. 

Taxiku

Taxiku baru meramaikan industri taksi sekitar akhir 2002. Pada masanya, taksi ini banyak menarik perhatian karena memberikan layanan bebas biaya tol untuk perjalanan ke bandara. 

Sayangnya, pada 2015, Taxiku mulai menurunkan jumlah operasional armadanya dari 2.500 jadi 100 unit saja. Dua tahun kemudian, Taxiku tidak lagi beroperasi dan menghilang dari industri transportasi karena menyerah dengan taksi online. 

Nah, itu dia 5 taksi legendaris Indonesia yang pernah menguasai jalanan, dan kini hanya tinggal kenangan. Menurut kamu, ada yang lain?

Artikel Terbaru

spot_imgspot_img

Related articles

spot_imgspot_img